Perempuan Bicara Merdeka

 



Suatu waktu saat ngopi dengan Mba Rub dan Minar, mba Rub bertanya, hal apa yang bisa kita eksekusi dalam waktu dekat terkait isu gender via Suluh Perempuan. Mba Tub menawarkan diskusi publik, aku dan Minar meng-OK-kan. Apa lagi menjelang moment peringatan kemerdekaan negara Indo ini. Ngebacot doank mah, uda jadi aktivitas sehari-hari doank mah wkwk.

Dan ternyata dieksekusi serius oleh mba Rub, selaku ketua Suluh Perempuan. Tiba-tiba saja dia meminta foto ku dan membagikan flyer ini. Kamu semua akan bicara isu merdeka dari sudut pandang perempuan. Dan entah karena aku bagian dari Komnas Perempuan maka dimintalah aku bicara isu Merdeka dari Kekerasan. Menarik sih. Paling tinggal mikir gimana ngebacotnya nanti ga dengan cara yang berat dan ketinggian sehingga bisa dipahami secara sederhana oleh siapa aja. Uhuy...

Dan speak up lah kami di sini.

Ini sih akhirnya format diskusinya uda kek pergosipan ibu-ibu tapi via onlen aja, wkwk.. Atau kalo istilah anak sekarang, girls talk. Bahas makna kemerdekaan sebagai perempuan dari sektor masing-masing.




Tapi serunya ada perdebatan sengit dan substansial antara kami menyangkut, bagaimana perempuan bisa lepas dari kekerasan dan eksploitasi yang selama ini ia alami dalam masyarakat patriarkh ini. Ada yang percaya bahwa, ya lu kuatin aja diri lu sendiri, kan apa-apa dimulai dari diri sendiri. Tapi juga ada yang percaya dengan kekuatan sistem sehingga apa-apa harus depend on how we fix the system. Ya di gw sih, dua-duanya bener aja sih..


Yauda, untuk lengkapnya nontonin di link ini aja yak:

Link Live IG Perempuan Bicara Merdeka


Komentar

Postingan Populer