Tan ! (20)

 


 

Tan, aku seperti seorang serdadu yang menembak mati diri sendiri
Menusuk diri dengan ujung tombak paling kelindan hingga tersungkur di pusara paling hening
Kala...
Rasa takut melumuri seluruh tubuh bagai darah yang tak akan kering lagi
Dan baju ku badah kuyup oleh kecemasan bahwa aku menebar ranjau di kaki sendiri

Manusia kadang menjadi bodoh berkali-kali, lagi
Dan lari terbirit-birit dalam barisan penyesalan yang lupa mereka hitung kala kembali dari medan laga
Menjadi algojo bagi lehernya sendiri
Dipermalukan oleh kepanikan yang menjadi jagal pembantaian atas ketidakmampuan menakar kekeliruan yang kerap ditanggung badan

Aku dirundung perang yang tak sempat aku tuntaskan
Aku mengutuk diri karena gagal menjadi benteng yang menahan serangan peluru duka ku sendiri
Lupa merantai tangan dan kaki agar tak menghujam jantungmu terlalu dalam
Hingga akhirnya terpenjara sendiri oleh kalut penuh rasa salah bagai bubuk mesiu yang tumpah dan bercampur dengan tanah lalu meledak sewaktu-waktu hanya oleh percikan api dendam yang tlah coba dipasung oleh sembilah kayu yang akhirnya jadi arang


Aku salah, aku takut, Tan..

 


Komentar

Postingan Populer