Pembelajaran Kritis: Konflik Sosial dan Sastra
Saya sedang berusaha mengintegrasikan pembelajaran sosial dan sastra.
Suatu waktu Bang Azhari Aiyub, Sastrawan kritis Aceh itu, merekomendasikan bahan-bahan bacaan sastra yang berisikan persektif kritis dan isu sosial politik yang juga bisa kita jadikan bahan untuk pembelajaran kritis di sekolah.
Ya, harusnya selain artikel, opini dan news, sastra seperti novel, cerpen, puisi, harusnya juga bisa dijadikan bahan analisis dan sintesis. Sastra bahkan bisa menyalurkan sisi-sisi lain seperti aspek-aspek emosi dan mental yang tidak mampu dilakukan oleh jenis tulisan lain. Selemah-lemahnya iman, anak-anak bisa belajar sosial politik dari berbagai dimensi. Ada seni, ada sastra.




Komentar
Posting Komentar