Letter of Ashura..
Mengapa sebelumnya tak pernah ada yang menceritakan padaku
Tentang kisah tragis yang ditangisi setiap tahunnya oleh para pecinta keadilan dan mereka yang anti Tiran
Tentang kisah pertempuran yang dihadapi tanpa imbang, namun Ia mengajarkan bahwa perlawanan terhadap tiran harus dihadapi bahkan dengan tangan kosong sekalipun
Mengapa mereka tak pernah memberitahuku bahwa rezim agama yang mereka yakini hingga kini adalah penerus dari rezim Tiran yang membantai secara keji keluarga nabi
Apakah mereka tak punya harga diri? Bukankah riwayat para penyampai kebenaran yang diutus oleh Tuhan adalah riwayat perlawanan atas kezaliman?
Mengapa mereka berkhianat?
Mengapa mereka menjadi budak? Mengapa mereka zalim bahkan atas nama Tuhannya?
Mengapa mereka tak pernah membawa ku ke majelis duka dan menempa batin ku bahwa kebenaran terkadang sangat sepi dan menyedihkan seperti yang dialami Hussein di Karbala?
Hingga kau datang membawa bara api spirit Karbala,
Menjadikannya bak dongeng pengantar tidur hingga ia menancap ke tempat paling dalam kesadaranku
Hingga kau datang menuliskan cerita para pejuang di tanah sendiri yang rela menjadi martir karena mereka juga diilhami oleh spirit Hussain di Karbala
Hingga kau datang membawa seruan pembebasan paling baja, bahwa pembebasan adalah mengejar kematian secara bebas dan sukarela demi membebaskan diri sendiri dan orang-orang yang ditindas.
Bahwa ketidakberdayaan di hadapan apapun adalah aib atas nama Tuhan dan pejuangnya..
Dan spiritmu akan ku bawa hingga mati..
Selamat Asyura..
Selamat memperbarui spirit menuju maqam yang lebih merdeka..




Komentar
Posting Komentar