BOLOS RESMI (6) ke Gampong Nusa dan Pembelajaran tentang Lokalitas



Selasa Lalu, siswa kelas XII IPS melakukan studi lapangan ke Gampong Nusa untuk materi ajar Pemberdayaan Masyarakat berbasis Kearifan Lokal.

Gampong Nusa adalah salah satu gampong yang berhasil memberdayakan diri dengan menjadikan budaya dan potensi lokal sebagai modal untuk membangun Gampong Wisata berbasis masyarakat melalui para penggerak di Nusa Creation Community (NCC) dan Lembaga Pariwisata Nusa (LPN). Seluruh potensi kuliner, alam, aktivitas kebudayaan, aktivitas usaha dan produksi berbasis masyarakat berhasil diracik sedemikian rupa untuk menjadi paket-paket wisata lokal yang sebagian besar keuntungnnya (harus) kembali kepada masyarakat pula. Penggerak di NCC dan LPN juga sangat aktif melakukan kegiatan promosi selain melalui aktivitas sosial media sehingga mereka juga sering diliput oleh media massa, melakukan aktivitas tahunan untuk menarik pengunjung seperti Nusa Festival. Yang istimewa dari penggerak Gampong Nusa adalah, perempuan lah yang menjadi inisiator dan pelopor.

Selain itu, Gampong Nusa juga berhasil menjadi Gampong Kreatif guna merealisasikan Gampong Mandiri melalui aktivitas mengelola sampah dari Bank Sampah yang mereka miliki menjadi produk-produk kreatif, juga usaha produksi seperti Nusa Bakery, dll.

Kami mengambil paket wisata aktivitas di sawah. Siswa ikut manen padi dan bersenang-senang di sawah dan sungai.. 
Saya tiba-tiba jadi ingat obrolan dengan seorang teman ketika saya bercerita tentang gampong Nusa dimana sang teman tiba-tiba nyeletu, “Jadi itu kawan-kawan yang belajar dan kuliah Development jauh-jauh ke luar negeri buat apa ya, pulang-pulang alih-alih bisa memberdayakan gampong. Si kakak-kakak itu cuma belajar dari komunitas lokal, bisa buat gebrakan seperti itu”
















Semoga kalian paham, Nak. Bahwa pengetahuan itu bukan hanya milik orang-orang sekolahan..


Komentar

Postingan Populer