EsBe (7)
Pada akhirnya kau
serupa laut bagi ku
Tempat dimana rindu punya sangkar
Tempat dimana ketenangan melimpah seruah jagad
dan akhirnya kau, sebagaimana laut bagiku
Adalah sebaik-baiknya tempat pulang
Senja lalu,
Bahkan ku ratap pada laut
mengapa kau tak disini,
bersisian bersamaku
Mengapa aku hanya berteman ranting dan pelepah
Sedangkan ia nya, berbisik terus tentang mu
Siluet pun ikut mencandaiku
Mereka sebut, jika demikian, tanpamu,
mereka sudah tak lagi sempurna bagi ku
Mereka tau apa
Bukan kah kau peraduanku yang paling dalam
Bukan kah cinta ku sudah melampaui capaian manusia
Bukankah bayanganmu sudah menjadi jasad ku?
Mereka tau apa,
Tentang mu yang kurindui bahkan di luar alam sadar
Yang jiwanya ku ku peluk saban hari lewat serupa nyawa
Yang hadirnya dapat ku raba erat lewat kata
Bahkan ku cium lembut di setiap perantara
Sungguh, kini, ku sayang kau, melebihi laut
Banda, dalam embun subuh, 30 Sep 16
serupa laut bagi ku
Tempat dimana rindu punya sangkar
Tempat dimana ketenangan melimpah seruah jagad
dan akhirnya kau, sebagaimana laut bagiku
Adalah sebaik-baiknya tempat pulang
Senja lalu,
Bahkan ku ratap pada laut
mengapa kau tak disini,
bersisian bersamaku
Mengapa aku hanya berteman ranting dan pelepah
Sedangkan ia nya, berbisik terus tentang mu
Siluet pun ikut mencandaiku
Mereka sebut, jika demikian, tanpamu,
mereka sudah tak lagi sempurna bagi ku
Mereka tau apa
Bukan kah kau peraduanku yang paling dalam
Bukan kah cinta ku sudah melampaui capaian manusia
Bukankah bayanganmu sudah menjadi jasad ku?
Mereka tau apa,
Tentang mu yang kurindui bahkan di luar alam sadar
Yang jiwanya ku ku peluk saban hari lewat serupa nyawa
Yang hadirnya dapat ku raba erat lewat kata
Bahkan ku cium lembut di setiap perantara
Sungguh, kini, ku sayang kau, melebihi laut
Banda, dalam embun subuh, 30 Sep 16



Komentar
Posting Komentar