Hari Blogger Nasional
Ternyata hari ini adalah Hari
Blogger Nasional. Jangankan ingat, tau saja kebetulan tidak kalau ada jenis
hari begituan. Tapi, hari tersebut bisa menjadi hari yang cukup penting ketika
dijadikan sebagai sebuah momentum untuk meningkatkan dan membangkitkan kembali
semangat masyarakat untuk blogging, mengajak serta menginspirasi mereka yang
sama sekali bahkan mungkin belum pernah tau blog itu jenis makhluk apa.
Bagi saya yang memang selalu
berusaha memiliki semangat untuk menulis dan berbagi informasi dalam hal apa
saja, blog tentu adalah salah satu tempat yang paling nyaman untuk menjadi wasdahtumpah
ruahnya segala isi hati dan pikiran. Jika tulisan yang saya kirim ke
media-media massa harus memiliki ketentuan dan format tertentu, di blog saya
jadi bebas nyampah apa aja. Mulai dari hal yang penting sampe yang paling ga
penting sama sekali, mulai dari kritikan pedas sampe surat cinta, mulai dari
argumentasi ilmiah sampai hal yang cuma sekedar curhat. Terkadang
tulisan-tulisan yang saya posting di blog, tidak lebih dari sekedar aktivitas—yang
jika meminjam istilah teman saya—membunuh kecoa yang berkeliaran di dalam
kepala”.
Orang biasanya suka sekali menulis
di diary. Tapi masalahnya saya adalah orang yang malasnya minta ampun kalau
disuruh mencatat atau menulis dengan tangan. Saya memiliki kesulitan menulis tangan
jika panjang dan berlama-lama. Jangankan curhatan di diary, nyatet catatan
penting di kuliahn aja males. Saya lebih sanggup jika diminta memaksimalkan
daya ingat, pendengaran dan membaca melalui sumber-sumber yang dengan mudah
saya dapatkan dari pada disuruh menulis tangan. Oleh karenanya, saya lebih suka
kalau disuruh nulis atau curhat dengan mengetik via gadget.
Masalahnya, sangat disayangkan
ketika tulisan yang sudah diketik rapi tersebut cuma diendapin di dalam laptop,
mending kalau dia bisa bertelur didalamnya dan beranak-pinak. Sedangkan ketika
tulisan itu kamu posting di blog atau berbagai media lainnya lalu tulisan itu
dibaca oleh banyak orang, bisa saja tulisan itu menjadi sumber informasi dan inspirasi
yang sangat bermanfaat bagi orang yang membacanya. Karena kamu ga pernah ta
lho, tulisan ‘sampah’mu yang mana yang ternyata bahkan bisa mengubah hidup
orang lain. Saya belajar dari pengalaman sendiri. Entah berapa banyak tulisan
yang terkesan biasa dari blog orang lain yang sangat menggugah diri saya. Saya
membayangkan, bagaimana kalau para penulis-penulis itu hanya ngeramin
tulisannya di dalam laptop, mungkin saya dan lainnya belum tentu bisa mengenyam
manfaat dari tulisan tersebut.
Oleh karenanya, mari berdayakan
blog. So, mulai sekarang kalau mau curhat, di blog aja ya.. :D




Komentar
Posting Komentar