Surga dalam Imajinasi
Kau sampaikan berulang ulang waktu
Bermimpilah setinggi langit,
Agar jikapun terjatuh
Aku akan jatuh di awan-awan
Sedangkan kau, ada di puncak langit itu
Bagaimana jika aku terjatuh justru di kedalaman kalut tanpa muara?
Padahal kau tlah memberikan gambaran,
tentang tempat yang harusnya menjadi surga kita
Maaf..harus menepis ulur yang seharusnya disambutManusia terkadang memang begini,
Selalu bermain dengan ketakutan-ketakutan dalam pikiran
Biarlah kau menjadi surga dalam imaginasi
Yang dengan mengingatnya saja aku sudah cukup bahagia



Komentar
Posting Komentar