The Way to Know The Reality of Politic


Tulisan ini merupakan sebuah report karena lagi-lagi, aku memperoleh suatu pengalaman berharga melalui serial yang baru saja aku tonton. So what?

Pada dasarnya aku memang telah memiliki ketertarikan dengan ilmu sosial politik sejak dari bangku SMA dam mempelajarinya lebih dalam di bangku perkuliahan. Di kampus, aku mempelajari banyak hal menyangkut politik, pemerintahan, hukum, sosial, adat (spesifikasi keilmuan yang dipelajari di FKIP PKn). Tidak cukup di situ. Aku juga memasuki organisasi politik agar dapat mempelajari, menganalisis dn mengetahui lebih banyak hal mengenai situasi ekonomi, politik dan pemerintahan yang terjadi di lapangan melalui diskusi-disjusi dan bacaan-bacaan yang disediakan oleh organisasi.

Politik adalah suatu aktivitas yang menyangkut orang banyak—bahkan seluruh warga negara. Pad dasarnya politik merupakan suatu aktivitas untuk mencapa tujuan demi kebaikan bersama: kesejahteraan, keamanan, ketertiban, kemerdekaan, kedaulatan, persatuan, keadilan, dsb. Namun sayangnya, untuk konteks kekinian politik tidaklah seideal itu. Politik yang berlaku merupakan politik kekuasaan, dimana politik yang dijalankan ditujukan untuk memperoleh kekuasaan demi kepentingan pribadi atau golongan, melakukan segala cara, mulai dari yang legal hingga yang illegal.

Pada akhirnya, terjadi penyimpangan definisi mengenai politik, yakni “suatu cara” untuk memperoleh kekuasaan. Politik menjadi identik pula dengan suatu konspirasi: suatu bentuk kejahatan yang dilakukan melalui persekongkolan berbagai pihak, jaringan dan organisasi yang berpengaruh dan berkuasa, dilakukan secara rahasia dan bersifat memperdaya.

Konspirasi—terutama dalam hal politik—biasanya akan melahirkan berbagai kejadian yang didominasi oleh para aktor di belakang layar yang memanipulasi kejadian-kejadian tersebut. Dengan cara ini lah, berbagai kepentingan politik, ekonomi dan kekuasaan dapat diperoleh. Namun, bagi sebagian orang konspirasi adalah hal yang masuk akal, tak dapat dipahami, dan mengada-ada. Karena apa yang terjadi dan terlihat secara kasat mata seolah memiliki bukti dan fakta yang tak terbantahkan, dan terkadang tak akan logis jika dijelaskan melalui teori konspirasi.

Awalnya, aku termasuk orang yang tak paham tentang politik secara realitas, termasuk mengenai konspirasi. Aku hanya meyakini suatu kejadian yang berdasarkan fakta. Aku memahami politik secara normatif seperti yang disampaikan di sekolahan atau buku-buku yang aku baca. Namun setelah memperoleh pengalaman dan pengetahuan melalui berbagai sumber, aku jadi mengetahui bahwa politik yang sedang berjalan ternyata tidak seideal seperti apa yang aku pahami.

Mataku mulai terbuka saat aku mulai mencium aroma konspirasi pada peristiwa G30SPKI. Aku mendapatinya sendiri ketika ada sesuatu yang janggal yang diinformasikan d buku cetak SMA. Hingga aku menemukan kebenaran bahwa pada masa Orde Baru, sejarah memang dimanipulasi sesuai dengan kepentingan Soeharto.

Lalu, seperti issue yang sedang sempat luar biasa panas di Indonesia. Adakah yang dapat menjelaskan tentang penyebab tertinggi/utama dari serangkaian kejadian pada kasus penangkapan Antashari Azhar, Kasus Century, Gayus (yang menyeret nama AburizaL Bakrie), Kasus Wisma Atlet, Hambalang hingga yang paling terbaru kasus simulator SIM?

Kasus-kasus tersebut tak mampu hanya dijawab dengan penemuan-penemuan bukti faktual, sehingga kasus-kasus tersebut menjadi kasus yangsangat sulit dipecahkan, apa lagi jika sudah menyeret nama-nama para petinggi negara apa lagi Presiden?  Atau, bagaimana dengan temuan-temuan bahwa ada banyak konspirasi dan manipulasi suara pada banyak pemilu di Indonesia?

Ada banyak peristiwa politik yang terjadi di balik layar yang sulit terungkap untuk dapat dilihat dengan mata telanjang. Namun semuanya dapat dianalisis (meski tidak mudah) dan aku pribadi meyakininya.

Oleh karenanya, aku sangat berterima kasih kepada beberapa serial dan film yang telah aku tonton, dimana mereka mampu memberikan gambaran secara detail dan logis bagaimana sebuah konspirasi dirancang dan dilaksanakan dengan ‘bersih dan rapi’. Karena line story yang terdapat didalamnya adalah fiktif, orang akan beranggapan bahwa hal tersebut mustahil terjadi di dunia nyata. Namun bagi sebagian yang paham, tentu akan langsung connect bahwa apa yang dipaparkan pada film dan serial tersebut bahkan ada yang didasarkan pada situasi dunia nyata, bukan imajinasi dari script-writer semata. Aku juga ingat sekali pernyataan adikku yang maniak film action dan konspirasi, “film member tahukan kita informasi, pengetahuan dan gambaran yang tak akan kita temui di dunia ntaya, sebagian dari kita tidak menyadarinya, oleh karenanya aku suka (menonton)”.

Black and White adalah serial Asia yang mampu membuka mataku lebar-lebar mengenai keberadaan konspirasi politik  luar biasa yang mengisahkan penjatuhan kekuasaan Presiden oleh orang dalam pemeritahan sendiri yang ingin memperoleh kekuasaan. Dalam serial ini kita mungkin akan sedikit kaget dan bingung, bahwa untuk menjatuhkan posisi krusial di dalam pemerintahan seperti presiden misalnya, dapat dilakukan melalui konspirasi rumit oleh lembaga-lembaga kepolisian, kejaksaan bahkan mafia.

City Hunter mengisahkan konsiprasi politik Para Jenderal—pimpinan-pimpinan paling berpengaruh di sebuah negara untuk memperoleh kekuasaan, bagaimana mereka menutupi kesalahan dan kejahatan politik mereka serta korupsi yang mereka lakukan. Dalam serial ini kalian akan melihat bagamana suatu keputusan penting dapat diambil dan dilkasanakan hanya oleh petinggi-petinggi militer, bagaimana mereka juga dapat memusnahkan keputusan tersebut tanpa sepengetahuan presiden, perdana mentri, parlemen atau para mentri lainnya. Andai kita mampu mencerdasi, serial ini secara tidak langsung menberitahukan kepada kita bahwa petinggi-petinggi militer memiliki kekuasaan besar dalam membuat suatu kebijakan dan melaksanakannya sekalipun tanpa izin dan sepengatahuan pemerintah utama demi menciptakan suatu dampak politik yang menguntungkan mereka, namun mereka memainkannya tentu dari balik layar. Di samping itu, City Hunter juga menunjukkan bagaimana upaya perwira militer tersebut yang dikemudian hari memperoleh posisi sebagai menteri dan presiden melakukan tindakan korup dan modus dalam menutupi tindakan korup mereka.

King 2 Heart dan IRIS jauh lebih hebat. Drama ini bahkan mampu menunjukkan tentang bagaimana konspirasi Kapitalisme Internasional serta pengetahuan mengenai konflik historis antara Korea Utara dengan Korea Selatan.  Drama ini tanpa segan-segan menginformasikan bahwa ada banyak konflik dan perang di dunia yang ternyata terjadi bukan karena sebab-sebab seperti yang digambarkan di media, melainkan kesemuanya merupakan hasil settingan Kapitalisme global: Multi National Corporation terutama perusahaan persenjataan, pemerintah dan para birokrasi yang berkepentingan—baik yang di dalam maupun luar negeri. Serial-serial ini juga akan memberikan pengetahuan-pengetahuan mengenai sistem pemerintahan, hubungan internasional dan hukum internasional.

The Moon that Embraces the Sun merupaan drama history yang memberikan gambaran mengenai konspirasi antar para pejabat/menteri pemerintahan untuk memperoleh dan mengendalikan kekuasaan. Drama ini menggambarkan bagaimana realitasnya hubungan, intrik dan perang politik yang terjadi antara para menteri/pejabat negara dengan Raja/kepala pemerintahan. Menteri yang normatifnya adalah bawahan Raja, namun ternyata dapat melakukan berbagai konsipirasi agar kekuasaan yang sesungguhnya dapat dikendalikan oleh mereka, agar segala bentuk kebijakan Raja dapat sesuai dengan kepentingan mereka melalui kekuatan dan jaringa politik yang mereka punya. Serial yang memang sangat kental dengan nuansa politis sepanjang alur ceritanya ini bahkan menujukkan pada kita bagaimana upaya membenturkan kepentingan-kepentingan berbagai pihak, sehingga mereka mampu membentuk jaringan-jaringan kelompok kepentingan dari berbagai pihak yang tidak diduga-duga, bagaimana proses membentuk opini publik untuk memberikan pressure luar biasa kepada Raja. Di sisi lain, kita juga akan melihat strategi politis dan militeris apa yang mampu laksanakan Raja untuk menangkal upaya dari pihak-pihak yang hanya ingin menjadikannya sebagai boneka. So, kadang kala konspirasi itu ga selamanya bermakna negatif lho. Karena untuk mengalahkan konspirasi yang beetujuan buruk, harus diantisipasi melalui konspirasi juga.

Ghost merupakan Serial Asia yang sangat mengagumkan. Serial ini secara detail menjelaskan tentang Investigasi dan Kejahatan Cyber. Luar biasa rasanya bisa menikmati suguhan pengetahuan yang disajikan Ghost mengenai Konspirasi ekonomi, politik dan hukum yang dilakukan melalui Cyber dan membongkar bagaimana kerja-kerja busuk Kapitalisme demi kepentingannya, bagaimana pengungkapannya melalui investigasi yang cerdas, bagimana cara-cara kerja pro-hacker dan kehebatan kerja IT lainnya. Ghost menyajikannya dalam beragam kasus, mulai dari yang sederhana hingga yang kompleks.

Selain cara-cara kerja sang pelaku konspirasi, alur cerita di dalam filam atau serial tersebut tentu akan menunjukkan pula proses pengungkapannya secara detail, sehingga benar-benar mampu memberikan penonntonnya pengetahuan-pengetahuan baru.


Namun, pada hakikatnya, politik adalah usaha mencapai hidup yang baik. Politik dalam pengertian ini begitu penting. Atau yang disebut Peter Merkl: “Politik dalam bentuk yang paling baik adalah usaha mencapai suatu tatanan sosial yang baik dan berkeadilan ----betapa samar-samar pun---- tetap hadir sebagai latar belakang serta tujuan kegiatan politik.

Atau seperti pendapat seorang teman, (Bisma Yadhi Putra dalam Why Handsome Man Look Ugly, 2011): Tak patutlah kita menganggap politik adalah sesuatu yang buruk. Politik diciptakan bukan untuk menebar keburukan, kejahatan atau malapetaka, tapi politik ada untuk membuat kehidupan berbangsa dan bernegara menjadi baik atau lebih baik sesuai dengan tujuan dan cita-cita bersama. Ketika cita-cita atau tujuan tersebut tidak bisa dicapai, maka politik yang dijalankan oleh masyarakat dan terepresentasikan dalam sebuah organisasi besar bernama negara, harus dievaluasi. Jika hasil dari evaluasi ternyata didapat bahwa yang menyebabkan terjadinya trouble atau constrain untuk mencapai tujuan atau cita-cita tersebut adalah adanya penyimpangan yang dilakukan oleh pelaku penyelenggara negara, maka pelaku penyimpangan tersebutlah yang harus mendapat punishment. Sementara memberikan punishment pada politik adalah suatu hal yang lucu dan kelihatan sangat bodoh karena tak menyelesaikan masalah. Politik harus diperbaiki, bukan justru dijauhi atau bahkan malah berpikir bagaimana memusnahkan politik.

Komentar

Postingan Populer